Snapdragon 888 5G

Telko.id – Qualcomm baru saja mengumumkan chipset terbarunya yakni Snapdragon 888 5G, di Snapdragon Tech Summit 2020. Chipset Qualcomm ini diyakini akan membuat tola ukur baru pada smartphone flagship tahun 2021 mendatang.

President Qualcomm, Cristiano Amon, mengungkapkan peran penting platform mobile Qualcomm Snapdragon 8-Series yang diklaim telah membawa pengalaman terdepan untuk perangkat-perangkat generasi selanjutnya.

“Menciptakan pengalaman premium membutuhkan fokus berkelanjutan pada inovasi, komitmen jangka panjang, bahkan pada situasi yang penuh ketidakpastian sekalipun,” kata Cristiano.

Salah satu vendor yang sudah memastikan akan menggunakan Snapdragon 888 5G ini adalah Xiaomi. CEO Xiaomi, Lei Jun, mengungkapkan hal tersebut di dalam acara Snapdragon Tech Summit Digital pada Selasa.

Flagship Xiaomi yakni Mi 11 yang akan dirilis pada awal 2021 dipastikan hadir dengan menggunakan Qualcomm Snapdragon 888.

“Kami dengan bangga mengumumkan smartphone 5G premium terbaru Xiaomi yang diperkuat Snapdragon 888 5G akan segera diluncurkan,” ungkap Lei Jun.

Selain Xiaomi, beberapa vendor juga sudah di mention oleh Alex Katouzian, Senior Vice President and General Manager, Mobile, Compute, and Infrastructure Qualcomm Technologies, dalam Snapdragon Tech Summit 2020. Namun, yang aneh, Samsung sebagai brand global tidak ada dalam deretan vendor yang akan menggunakan Snapdragon 888 ini. Kenapa?

Alex menyebutkan bahwa dia tidak bisa memberikan komentar mengenai Samsung.

Namun, menurutnya, pihak Samsung sendiri yang nanti akan mengumumkan keputusannya.

“Samsung merupakan mitra yang hebat dan kami telah bekerja sama bertahun-tahun. Mengenai pilihan mereka, kami tidak bisa berkomentar tentang apa yang terjadi. Saya pikir media akan melihat apa keputusan mereka nanti,” kata Alex dalam sesi QnA Snapdragon Tech Summit Digital 2020.

Vendor apa saja yang akan menggunakan snapdragon 888 5G ini? Yang diungkapkan oleg Qualcomm antara lain adalah Asus, BlackShark, LG, Meizu, Motorola, Nubia, OnePlus, Oppo, realme, Sharp, Vivo, Xiaomi dan ZTE.

Ada beberapa pihak yang menyebutkan bahwa Samsung bisa saja menggunakan Snapdragon 88 pada produk flagshipyang berikut nya yakni Galaxy S21. Namun, ada juga yang menyangsikannya. Pasalnya, Samsung sendiri sebenarnya memiliki chipset sendiri yakni Exynos.

Tentu jika membangun chipset sendiri akan jauh lebih murah dibandingkan membelinya dari Qualcomm. Nampaknya hingga kini Samsung belum menyerah untuk menggunakan prosesor sendiri pada ponselnya. (Icha)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.