Categories: TREND&TECHNOLOGY
| On 4 months ago

Rudiantara Bantah Hoaks Eksodus WNI Jelang Pemilu 2019

Telko.id, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara membantah kabar terkait banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan eksodus atau berlibur ke luar negeri jelang Pemilu 2019.

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Selasa (16/04/2019), Rudiantara menghimbau masyarakat untuk tidak berpengaruh atas isu tersebut.

Pasalnya selama 1 minggu terakhir catatan reservasi penerbangan ke luar negeri masih dalam taraf normal.

“Berdasarkan catatan, reservasi penerbangan itu normal, harga penerbangan juga normal selama seminggu ini,” ucap Rudiantara di Jakarta pada Senin (16/04/2019)

Selain reservasi penerbangan, hal yang sama juga terlihat pada reservasi hotel. Menurut Rudiantara, ada 70 ribu reservasi hotel ke luar negeri dan 74 ribu reservasi masuk ke hotel-hotel di Indonesia.

“Kita di Indonesia kan wisatawannya banyak, jadi ada plusnya kan. Itu semua berjalan normal. Tidak ada lonjakan atau eksodus,” tutur Menkomifo.

{Baca juga: 2 Pendekatan Kominfo untuk Tangkal Konten Hoaks Pemilu 2019}

Rudiantara menambahkan bahwa secara grafik penerbangan mingguan ke luar negeri, maupun yang datang ke dalam negeri berjalan stabil. Artinya, tidak ada lonjakan angka-angka yang mengisyaratkan sebelum Pemilu ada eksodus.

Sebelumnya ada informasi jika banyak warga Indonesia yang eksodus ke luar negeri menjelang Pemilu 2019 yang berlangsung pada Rabu 17 April 2019 nanti.

Menurut kabar tersebut, alasan mereka untuk meninggalkan Indonesia karena khawatir akan stabilitas negara ketika hari pemungutan suara tiba. Namun isu tersebut dibantah pemerintah.

{Baca juga: Lewat Aplikasi Ini, Yuk Cek Nama di DPT Pemilu 2019}

Selain Rudiantara,  Menko Polhukam Wiranto menegaskan informasi tersebut tidak benar. Menurut Wiranto justru banyak masyarakat Indonesia yang antusias untuk memberikan hak suaranya pada pemilu kali ini.

“Ternyata setelah kita teliti dengan semua usaha-usaha kita, penjelasan yang akurat kepada publik dari berbagai instansi, maka eksodus ke luar negeri tidak terjadi,” kata Wiranto. [NM/HBS]