Redmi Note 10 series

Telko.id – Xiaomi resmi bawa Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro ke Indonesia. Kedua nya menyasar segmen menengah tetapi beberapa fitur nya biasa diaplikasikan pada smartphone kelas atas.

Xiaomi Redmi Note 10 mengusung jargon Jawara AMOLED karena sudah membawa jenis layar yang bisa hanya dipakai pada smartphone kelas premium. Sedangkan Redmi Note 10 Pro hadir dengan kamera 108MP.

Kehadiran kedua smartphone kelas menengah ini pun dipastikan akan ‘mengganggu’ pasar karena ‘kenaikan’ kelas dari spesifikasi yang ada begitu signifikan. Tentu bagi pesaingnya akan sulit mengejar dalam waktu dekat jika tidak mempersiapkan jauh-jauh hari.

“Layar AMOLED biasanya dimiliki oleh jajaran smartphone premium, termasuk milik Xiaomi juga. Namun dalam 10 tahun kami hadir diindutsri ini, perlu ada sesuatu yang diberikan pada masyarakat,” ungkap Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia memaparakan alasannya dalam peluncuran yang diadakan secara virtual, Selasa (30/03/2021).

Mengapa layar AMOLED ini penting? Dibandingkan IPS LCD, layar AMOLED memiliki banyak keunggulan. Antara lain rasio kontras lebih tinggi, lebih hemat konsumsi daya, juga mampu menampilkan detil warna lebih akurat, serta kecerahan dan ketajaman lebih baik.

Menurut Alvin, sekarang menjadi relevan seiring meningkatnya kebutuhan Mi Fans di Indonesia, terutama bagi Gen Z.

Terlebih, kedua smartphone ini pun hadir dengan harga yang terjangkau.

Redmi Note 10 Pro

Harga Perkenalan
Rp3.499.000 (6GB + 64GB)
Rp3.899.000 (8GB + 128GB)

Harga Normal/reguler
Rp3.599.000 (6GB + 64GB)
Rp3.999.000 (8GB + 128GB)

Redmi Note 10
Harga perkenalan
Rp2.399.000 (4GB + 64GB)

Harga reguler/normal
Rp2.499.000 (4GB + 64GB)

Alvin yakin dengan positioning Redmi Note yang selalu membawa teknologi cutting edge ke segmen lebih luas dengan harga yang terjangkau, membuatnya optimis kedua smartphone ini akan menjadi model ponsel yang paling banyak diburu selama Ramadan.

Maka, Xiaomi terus berupaya memperbanyak kehadiran Mi Store dan Mi Shop. ”Agar fans lebih mudah mendapatkan produk-produk Xiaomi baik online maupun offline,” ujarnya.

Ini juga bisa dilihat dari channel penjualan smartphone ini juga yang diperbanyak. Selain dipasarkan secara online di Mi.com, Lazada, dan Akulaku, smartphone juga akan dijual juga di channel Authorized Mi Shops, Mi Partners, serta Erafone.

”Meski ada kendala logistik, kami terus memprioritaskan produk agar lebih bisa dijangkau lebih banyak orang,” ungkapnya.

Lalu seperti apa perbedaan lainnya antara kedua smartphone ini?

Redmi Note 10

Smartphone ini memiliki dimensi 160.5 x 74.5 x 8.3 mm, berat 178.8 gram, serta perlindungan Corning Gorilla Glass 3 di layar depannya. Selain itu juga sudah mengusung Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), serta IP53.

Untuk layar sudah mengusung layar Super AMOLED, dengan kecerahan 450 nits-1100 nits (maks). Ukuran layarnya 6.43 inci, dengan 83.5% screen-to-body ratio. Adapun resolusi layarnya FHD 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio, dan 409 ppi. Selain itu juga sudah memakai OS Android 11, MIUI 12.

Untuk chipset, sudah memakai chipset Qualcomm Snapdragon 678 (11 nm), GPU Adreno 612. Hasil benchmarknya, menunjukkan: AnTuTu 556137, GeekBench 2860, dan GFXBench 7.9fps (ES 3.1 onscreen).

Sedangkan untuk memori, sudah menggunakan memori internal UFS 2.2 yang cepat. Namun hadir hanya satu pilihan saja yakni 4GB + 64GB.

Kamera yang dibenamkan ada 4. Rinciannya, 48 MP, f/1.8, 26mm (wide) PDAF, 8 MP, f/2.2, 118˚ (ultrawide), 2 MP, f/2.4, (macro) dan 2 MP, f/2.4, (depth). Untuk kamera depan, memakai 13 MP, f/2.5.

Redmi Note 10 Pro


Dimensi smartphone ini sedikit lebih besar ketimbang Redmi Note 10, yakni 164 x 76.5 x 8.1 mm, berat 193 gram, namun sudah diproteksi Gorilla Glass 5 di depan dan belakang, dengan frame plastik. Sama dengan suadaranya, smartphone ini pun sudah mengusung Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by), serta IP53.

Pada bagian layar, sudah menggunakan layar AMOLED, 120Hz, HDR10, kecerahan 450 nits-1200 nits (maks). Ukuran layarnya 6.67 inci, 85.6% screen-to-body ratio, dengan resolusi FHD 1080 x 2400 piksel, 20:9 ratio, serta 395 ppi. Untuk OS, smartphone ini sudah memakai OS Android 11, MIUI 12.

Chipset yang digunakan adalah Snapdragon 732G (8 nm), serta GPU Adreno 618. Hasil benchmarknya, menunjukkan: AnTuTu 295442, GeekBench 1780, dan GFXBench 16fps (ES 3.1 onscreen).

Sedangkan untuk RAM, sudah menggunakan memori internal UFS 2.2 yang cepat dan terdapat dua opsi memorinya yakni 6GB + 64GB atau 8GB + 128GB.

Kamera nya jauh lebih baik dari saudaranya yakni, 108 MP, f/1.9, 26mm (wide) dengan dual pixel PDAF. Lalu 5 MP, f/2.4, (macro), AF 2 MP, f/2.4, (depth), serta 8 MP, f/2.2, 118˚ (ultrawide). Kamera depannya, yakni 16 MP, f/2.5.
(Icha)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.