Keren, Trenggalek Sudah Terapkan QlueThermal Buat Hadang Covid-19

QlueThermal

Telko.id – QlueThermal, salah satu solusi baru dari Qlue untuk memonitor suhu tubuh, penggunaan masker, dan kerumunan orang secara otomatis kini sudah diterapkan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.  Sebanyak tiga perangkat QlueThermal ditempatkan di checkpoint Durenan, satu perangkat di checkpoint Tugu, dan satu perangkat di checkpoint Panggul.

“Kami berharap, dengan mengimplementasikan teknologi Qlue dapat membantu dalam menekan laju penyebaran Covid-19,” ungkap M. Nur Arifin, Bupati Trenggalek, saat berlangsungnya webinar bertajuk “Menata Kembali Kabupaten yang Adaptif dan Smart Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru”.

Menurut Nur, sebagai kabupaten di provinsi yang memiliki jumlah pasien Covid-19 terbesar kedua di Indonesia, per 15 September, Kabupaten Trenggalek memiliki 221 pasien positif Covid-19, atau berkontribusi sebesar 0,58% dari total angka positif di Provinsi Jawa Timur. Hal ini menjadikan Kabupaten Trenggalek berada di peringkat ke-7 dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur jika dilihat dari jumlah kasus positif Covid-19.

Untuk itu, “Sejak awal pandemi, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melakukan pengalihan jalur, di mana seluruh perbatasan Kabupaten Trenggalek yang berbatasan dengan kabupaten kota lain ditutup, dan hanya ada tiga pintu atau checkpoint untuk masuk ke Kabupaten Trenggalek. Di checkpoint ini, kami membangun bilik APD, di mana petugas tetap bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan dari dalam bilik APD tanpa khawatir risiko terpercik droplet. Hal ini diharapkan mampu mengurangi pemborosan biaya APD untuk petugas di lapangan.”

Nah, dengan QlueThermal, sangat membantu pemda Trenggalek untuk melakukan screening orang yang masuk perbatasan Trenggalek. Sekarang proses screeningdapat dilakukan dengan cepat, dan seluruh data yang masuk melalui QlueThermal juga bisa dilihat secara langsung melalui dashboard terintegrasi.

Sejak digunakan di bulan Juli lalu, seluruh perangkat QlueThermal sudah mendapatkan lebih dari 20 ribu data dengan rata-rata suhu tubuh 36,5 °C, jumlah pelanggaran (tidak mengenakan masker) sebanyak lebih dari 2.500 orang, dan lebih dari 400 orang yang memiliki suhu tubuh di atas normal.

Dari jumlah orang yang masuk ke Kabupaten Trenggalek, tentu masih banyak OTG (orang tanpa gejala) yang lolos dari pemeriksaan awal. Karena adanya risiko transmisi keluarga dari OTG tersebut, Pemkab Trenggalek menggeser checkpoint ke cluster keluarga atau desa, sehingga QlueThermal ditempatkan di beberapa titik yang lebih strategis seperti pasar dan tempat pariwisata.

Karena QlueThermal sudah menggunakan teknologi AI, jadi lebih mudah untuk melakukan penghitungan orang. Dengan adanya QlueThermal juga bisa memeriksa jumlah orang yang masuk dan penggunaan masker.

“Sampai saat ini sudah lebih dari 150 perangkat QlueThermal sudah diimplementasikan di pemerintahan, gedung perkantoran yang terdiri dari kantor BUMN dan BUMD, rumah sakit, dan sejumlah kantor milik swasta. Sejak awal implementasi, QlueThermal sudah mendeteksi lebih dari 100.000 wajah, di mana 15 ribu di antaranya terdeteksi tidak mengenakan masker, dan lebih dari 6 ribu di antaranya memiliki suhu tubuh di atas ambang batas,” ungkap Rama Raditya,Founder dan CEO Qlue.

QlueThermal memang menjadi salah satu contoh bagaimana kemajuan teknologi bisa membantu kita dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru di situasi yang kurang menyenangkan seperti sekarang. Karena, dengan pemanfaatan teknologiArtificial Intelligence (kecerdasan buatan/AI) dan Internet of Things (IoT), data-data yang didapatkan dari QlueThermal akan divisualisasikan di sebuah dashboard terintegrasi, sehingga membantu pemerintah dalam mengakselerasi penataan daerahnya di masa pandemic. (Icha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.