Penjualan Smartphone

Telko.id – Penjualan smartphone global tumbuh positif di kuartal 4 periode 1 Oktober – 31 Desember menurut laporan terbaru dari IDC (International Data Corporation). Pasar melihat kuartal bangkit kembali dengan total 385,9 juta pengiriman. Apple menguasai penjualan tertinggi, sampai 90,1 juta. 

Secara keseluruhan, pasar tumbuh sebesar 4,3% dibandingkan dengan Q4 2019 dan semua vendor smartphone teratas (tanpa Huawei) melihat tingkat pertumbuhan yang positif untuk mengakhiri tahun 2020.

Sementara jika dilihat dari setahun penuh 2020, penjualan smartphone turun 5,9% dibandingkan dengan 2019.Walau demikiian, IDC melihat pasar sedang menuju pemulihan pasar yang sangat mengesankan dan diyakini momentum menuju 2021 akan tetap kuat.

Dipicu oleh peluncuran seri iPhone 12, Apple melihat volume pengiriman terbaik dari vendor mana pun dalam satu kuartal yang secara tepat diterjemahkan menjadi pertumbuhan 22,2% dari tahun ke tahun. 

Top 5 Perusahaan Smartphone, Pengiriman Global, Market Share dan Pertumbuhan YoY, Q4 2020

CompanyQ4 2020 Shipments Q4 2020 Q4 2019 Shipments Q4 2019 Yearly growth
(in million)Market share(in million)Market share
Apple90.01.0023.4%73.08.0019.9%22.2%
Samsung73.09.0019.1%69.05.0018.8%6.2%
Xiaomi43.03.0011.2%32.08.008.9%32.0%
Oppo33.08.008.8%30.06.008.3%10.7%
Huawei32.03.008.4%56.02.0015.2%-42.4%
Others112.04.0029.1%107.01.0028.9%5.0%
Total385.09.00100%369.09.00100%4.3%
Sumber : IDC

Samsung berada di urutan kedua dalam hal pengiriman untuk periode tersebut dengan 73,9 juta unit terjual untuk kuartal tersebut dan pertumbuhan tahunan 6,2% karena melihat pertumbuhan yang berkelanjutan di segmen entry dan mid-range di semua pasar utama.

Xiaomi berada di posisi ketiga dengan 43,4 juta pengiriman dan pertumbuhan tahun ke tahun tertinggi dari semua vendor di Q4 dengan 32% flat. Oppo mengikutinya dengan 33,8 juta pengiriman dan pertumbuhan tahunan 10,7%. 

Top 5 Perusahaan Smartphone, Pengiriman Global, Market Share dan Pertumbuhan YoY, Kalender Tahun 2020

Company2020 Shipments 2020 2019 Shipments 2019 Yearly growth
(in million)Market share(in million)Market share
Samsung266.07.0020.6%295.08.0021.6%-9.8%
Apple206.01.0015.9%191.00.0013.9%7.9%
Huawei189.00.0014.6%240.06.0017.5 %-21.5%
Xiaomi147.08.0011.4%125.06.009.2%17.6%
vivo111.07.008.6%110.01.008.0%1.5%
Others371.00.0028.7%409.05.0029.8%-9.4%
Total1,292.2100%1,372.6100%-5.9%
Sumber : IDC

Sementara Huawei anjlok dari 56,2 juta pengiriman pada Q4 2019 menjadi hanya 32,2 juta pada Q4 2020 yang mengakibatkan penurunan volume pengiriman sebesar 42,4%.

Terlepas dari kenaikan yang kuat pada kuartal terakhir tahun 2020, tahun ini sulit karena pengiriman pasar smartphone turun sekitar 6% dibandingkan dengan nilai tahun 2019. Selain Xiaomi (+ 17,6%), Apple (+ 7,9%), dan vivo (+ 1,5%), semua merek besar mengalami penurunan pengiriman setiap tahun. 

Walau demikian, Samsung masih memegang mahkota dalam hal volume pengiriman dengan 266,7 juta unit yang dikirim untuk tahun ini. Apple mengelola 206,1 juta sementara Huawei menyumbang 189 juta pengiriman untuk tahun kalender.

Total gabungan smartphone yang dikapalkan untuk tahun 2020 mencapai 1,29 miliar unit atau 5,9% lebih rendah dari total 2019 yang sebesar 1,37 miliar unit. IDC percaya bahwa 2021 akan menjadi tahun kebangkitan untuk pasar ponsel cerdas dan tingkat pengiriman pada akhirnya akan kembali ke angka sebelum pandemi.

“Ada banyak elemen yang berperan mendorong pemulihan pasar ponsel cerdas. Seperti permintaan yang terpendam, terus mendorong pasokan pada 5G, promosi agresif, dan popularitas ponsel dengan harga rendah hingga menengah,” kata Nabila Popal, direktur riset dengan Pelacak Perangkat Seluler Seluruh Dunia IDC.

Nabila juga menambahkan bahwa vendor saat ini juga lebih siap untuk menghadapi kondisi lockdown ke dua. Vendor sudah memiliki saluran yang tepat dan siap untuk memenuhi pesanan serta untuk menjangkau konsumen akhir. Lockdown ini juga membuat orang-orang mengeluarkan uang lebih sedikit untuk area seperti rekreasi, perjalanan, dan makan di luar. Kondisi ini membuat penjualan smartphone mendapatkan keuntungan dari ini. Selain semua faktor ini, pemulihan yang cepat dan ketahanan rantai pasokan ponsel cerdas juga harus diberi kredit. “

“Pemulihan pasar ponsel pintar dan rantai pasokannya benar-benar mengesankan dan pertumbuhan akhir tahun adalah bukti sejauh mana kami telah mencapai kemajuan,” kata Ryan Reith, wakil presiden program IDC’s Worldwide Mobile Device Trackers. 

Ryan mengakui bahwa mayoritas dunia berada dalam beberapa bentuk lockdown atau masih menunggu untuk kembali ke kehidupan sehari-hari yang normal, namun penjualan ponsel cerdas meningkat kembali seolah-olah tidak pernah terjadi. 

Hal ini menggambarkan pentingnya ponsel cerdas dalam kehidupan setiap orang dan memberikan fondasi yang kuat untuk permintaan pasar. Seiring kemajuan dunia menuju lingkungan pasca-pandemi, IDC yakin permintaan akan tumbuh dan pemulihan pasar akan dipercepat.  (Icha)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.