Pemilik TikTok Luncurkan Aplikasi Pesan Instan, Seperti Apa?

Telko.id, Jakarta – Pemilik aplikasi Tiktok, ByteDance mulai terjun ke aplikasi layanan pesan instan. Perusahaan teknologi asal China tersebut merilis Flipchat yang menggabungkan obrolan, panggilan video dengan feed ala jejaring sosial.

Dilansir Telko.id dari Engagdet pada Selasa (21/05/2019) meskipun Anda dapat berkomunikasi seperti aplikasi obrolan lainnya, tetapi Flipchat menekankan partisipasi dalam suatu komunitas. Misalnya jika Anda penggemar film maka Anda dapat mendiskusikan hal tersebut dengan pengguna lain yang juga penggemar film.

Aplikasi ini saat ini terbatas pada China, dan tidak menutup kemungkinan akan hadir secara global. Tetapi untuk saat ini Flipchat tampaknya bersaing dengan aplikasi Jike, dan WeChat yang telah berkembang di China.

{Baca juga: Wow! TikTok Saingi Facebook dengan 1 Miliar Unduhan}

ByteDance berkembang pesat, mewakili lebih dari 11 persen waktu pengguna Cina dihabiskan untuk menggunakan aplikasi buatan ByteDance seperti TikTok dan Toutiao. Tidak akan mengejutkan jika sebagian dari keberhasilan itu diterjemahkan ke Flipchat, setidaknya jika itu berkembang melampaui audiens Cina.

TikTok sendiri memberikan torehan tersendiri. TikTok kabarnya menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di App Store selama lima kuartal berturut-turut. Hal itu terungkap dari hasi kajian lembaga riset Sensor Tower, baru-baru ini.

Menurut Sensor Tower, seperti dilansir laman TechCrunch, selama kuartal I-2019 lalu ada 33 juta unduhan TikTok di App Store. Berturut-turut, di bawah TikTok ada YouTube, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

{Baca juga: Catat Rekor, TikTok Terpopuler di App Store}

Yang menarik, dikutip Telko.id pada Senin (20/5/2019), Twitter hanya berhasil menduduki peringkat ke-16 untuk jumlah unduhan di App Store. Sepanjang kuartal I-2019 lalu, Twitter diunduh sebanyak 11,7 juta kali.

Kalau dihitung berdasarkan jumlah unduhan Twitter di App Store sejak kuartal I-2015, perolehan pada kuartal I-2019 mencatatkan rekor terbaik. Secara rinci, ada peningkatan jumlah unduhan 0,36 persen per tahun. [NM/HBS]

Sumber: Engagdet