MediaTek Chipset 5G

Telko.id – MediaTek, pembuat chipset seluler Taiwan, mengharapkan dapat mengirimkan sebanyak 500 juta chipset generasi kelima atau berkemampuan 5G pada tahun 2021, dan mengatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki kepercayaan diri untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Rick Tsai, CEO MediaTek dalam acara MediaTek Summit yang berlangsung secara virtual, Selasa (10/11/2020).

“Pada tahun depan kami yakin pasar 5G akan menjadi dua kali lipat dari tahun ini, dan kami mengharapkan 500 juta unit MediaTek Chipset 5G akan dikirim pada 2021,” ungkap Tsai.

MediaTek Chipset 5G
Rick Tsai, CEO MediaTek dalam acara MediaTek Summit yang berlangsung secara virtual, Selasa (10/11/2020)

Ia juga menyebutkan bahwa perusahaan sedang bullish di pasar 5G dengan peluang luar biasa bagi pelanggannya. Pada tahun ini saja, perusahaanya sudah mengirimkan 200 juta perangkat berkemampuan chip 5G. Bukan hanya untuk smartphone, tetapi juga perangkat lainnya, termasuk IoT.

MediaTek yang bersaing ketat dengan saingannya yang berbasis di AS, Qualcomm, merasa bahwa hal itu akan berubah di tahun mendatang dengan fokus agresif pada teknologi generasi berikutnya.

Perusahaan yang berkantor pusat di Hsinchu ini telah mengalokasikan $ 2,5 miliar untuk kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D) pada tahun 2020 dan memiliki kemitraan aktif dengan pembuat peralatan asli Tiongkok utama seperti Oppo, Redmi, Vivo, Huawei, dan ZTE.

“MediaTek dapat berpartisipasi dalam fase awal 5G, dan kami bernasib baik pada tahun 2020 dan memiliki kepercayaan diri untuk melakukannya dengan baik pada tahun 2021,” kata eksekutif puncak perusahaan.

Pangsa pasar Qualcomm berdiri di 29%, turun dari 33% tahun lalu, sementara MediaTek memiliki 26% dari pai pasar pada Q2 2020, Counterpoint.

Menyusul lonjakan di pasar smartphone kelas menengah, perusahaan chipset Taiwan telah tumbuh dengan mantap di belakang chip Dimensity andalannya yang memungkinkan membuat 5G lebih terjangkau.

Tsai mengatakan bahwa perusahaan optimis untuk meraih ‘pangsa pasar yang baik’ dan menawarkan berbagai chipset seluler mulai dari kelas atas hingga kelas menengah dan hingga pasar massal.

“Kami memiliki dasar yang kuat untuk bisnis yang tumbuh ke depan, dan memperluas bisnis ke pasar yang lebih tinggi dan baru,” kata David Ku, kepala keuangan di MediaTek.

Selain smartphone 5G yang hemat biaya, raksasa chipset itu juga mengandalkan Internet of Things (IoT) dan mengatakan telah menguji secara publik pengumpulan data satelit 5G dan IoT.

“Kami memiliki keterlibatan 5G dengan semua pembuat smartphone Android utama dan perusahaan sedang mengerjakan kartu data 5G, broadband 5G, telematika, dan IoT industri 5G,” tambah Ku.

Untuk tahun 2021, 5G memang menjadi target dari MediaTek. Bukan hanya untuk smartphone saja, perushaan chipset ini juga akan mengembangkan untuk PC Data card, 5G Broadband, Telematics dan 5G industrial IoT. (Icha)

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.