Telko.id – Salah satu vendor smartphone yang baru meluncurkan produk terbarunya di tanah air, yakni Infinix, mengaku hingga saat ini masih belum mulai berbenah terkait TKDN. Hal ini tergambar dari produk baru mereka, yaitu Note 2. Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta, Kamis (10/12), pihak Infinix mengatakan bahwa mereka akan memenuhi kandungan lokal tersebut pada awal 2017 mendatang.

Sekedar mengingatkan, Pemerintah telah mewajibkan para vendor smartphone 4G untuk setidaknya mencantumkan Tingkat Kadungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G mereka beberapa waktu lalu. Setidaknya, para vendor diminta untuk memenuhi TKDN sebanyak 30 persen yang berlaku mulai 1 Januari 2017 mendatang. Namun, nyatanya pada tahun ini dan tahun depan, diharapkan para vendor telah menyelesaikan minimal 20% dari TKDN agar mempermudah prosesnya.

Ketika disinggung masalah TKDN, Country Manager Infinix Indonesia, Marcia Sun mengungkapkan, pihak Infinix tertarik untuk menggandeng pabrik lokal namun hal tersebut masih dalam proses diskusi. Hal tersebut juga sebagai inisiasi untuk memenuhi kebijakan TKDN yang ditetapkan oleh pemerintah.

Seperti yang disebutkan di awal, saat ini Infinix belum memenuhi kebijakan TKDN yang ditetapkan pemerintah pada Note 2. Hal itu lantaran Note 2 sudah didaftarkan sebelum diberlakukan kebijakan TKDN. Meski begitu, Infinix tetap melakukan upaya untuk memenuhinya, salah satunya berkolaborasi dengan manufaktur lokal guna memenuhi kebijakan ponsel “made in Indonesia”.

Ada enam manufaktur yang mengajukan kerjasama dengan Infinix saat ini, namun saat ini kami sedang melakukan diskusi lebih lanjut terkait hal tersebut,” ucap Marketing Manager Infinix Indonesia, Anis Thoha Manshur selepas acara peluncuran Infinix Note 2.

Sebagai informasi, untuk memenuhi TKDN dari Pemerintah, setidaknya bekerjasama dengan pabrik lokal untuk merakit komponen smartphone di sini adalah langkah yang cukup baik. Pasalnya hal tersebut menyumbang sekitar 20% dari TKDN. Beberapa aksesoris seperti charger, kotak smartphone serta earphone juga menyumbang andil dalam presentasi TKDN.

Namun, biasanya untuk produk flagship dari suatu vendor belum dimungkinkan untuk dirakit disini terkait ketersediaan alat dan SDM Indonesia.

Selain pabrik perakitan, para vendor juga dapat menambahkan berbagai konten lokal ataupun software pabrikan perusahaan lokal Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.