Home TREND&TECHNOLOGY Fintech Fintech BUMN ‘Bersatu’ Buat Lawan GoPay dan Ovo

Fintech BUMN ‘Bersatu’ Buat Lawan GoPay dan Ovo

Telko.id – Dalam naungan PT. Fintek karya Nusantara (Finarya), fintech BUMN bersatu buat melawan kejayaan GoPay dan Ovo. Finarya ini menjadi induk dan mengelola layana dompet digital milik para BUMN. Dengan kepemilikian Telkomsel yang merupakan anak usaha Telkom ini sebesar 25% saham, Bank Mandiri, BNI dan BRI masing-masing 20% dan sisanya dimiliki Pertamina.

Namanya produknya LinkAja yang akan menggabungkan produk T-cash milik Telkomsel, Yap! milik BNI, e-Cash milik Bank Mandiri dan T-bank dari Bank BRI. Secara operational, nanti nya akan dikendalikan juga oleh telkomsel. Dalam tahap awal ini, Telkomsel telah mengalihkan T-cash ke Finarya dan bertransformasi menjadi LinkAja.

LinkAja menghadirkan layanan keuangan elektronik yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan beragam fitur pembayaran seperti pembayaran tagihan (antara lain listrik, air, asuransi, internet dan lain-lain), transaksi di merchant baik lokal maupun nasional, pembayaran moda transportasi, pembelian online hingga layanan keuangan lainnya seperti transfer saldo antar Pelanggan.

Dalam pengumuman perusahaan, T-cash akan berubah menjadi LinkAja mulai 21 Februari 2019.

“LinkAja merupakan sebuah layanan keuangan elektronik yang merupakan sinergi layanan keuangan elektronik dari berbagi Bank Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar manajemen T-cash seperti dikutip dari Website, Senin (4/2/2019).

Dalam proses ini pelanggan hanya perlu melakukan update aplikasi T-Cash menjadi aplikasi LinkAja di android dan iOS. Akun pelanggan akan secara otomatis dikonversi menjadi akun Linkaja bersamaan dengan update aplikasi T-Cash menjadi LinkAja.

Manajemen menambahkan sejak 21 Februari layanan T-Cash tidak dapat diakses lagi. Pelanggan pun tidak bisa menggunakan aplikasi T-Cash sebelumnya.

Jika Pelanggan tidak bersedia menjadi Pelanggan LinkAja, maka Pelanggan dapat menutup akunnya di GraPARI Telkomsel terdekat. Jika terdapat sisa saldo TCASH, maka Pelanggan dapat melakukan penarikan saldo di Grapari Telkomsel terdekat dengan membawa kartu identitas Pelanggan.

Persaingan Ketat di Mobile Payment

Yang harus dikejar oleh LinkAja ini memang termasuk kelas berat. GoPay misalnya, yang baru saja diluncurkan pada 2016 telah memiliki Gross Transaction Volume (GTV) lebih tinggi dibanding TCASH atau Mandiri e-Cash yang lahir duluan.

Lalu, Ovo, sepanjang 2018, pengguna nya meningkat 400% hanya dalam waktu setahun. Sementara volume transaksi OVO tumbuh 75 kali lipat di  tahun lalu, atau sekitar satu miliar transaksi.

Padahal, estimasi yang dibuat oleh Metra Digital Inovation (MDI) dan Mandiri Sekuritas tahun 2017 lalu, pada 2020 yang akan datang layanan mobile payment akan mencapai sekitar 3% dari nilai GDP Indonesia.

Lalu, MDI dan Mandiri Sekuritas juga memproyeksi pasar mobile payment ini akan mencapai Gross Transaction Volume (GTV) sebesar Rp. 459 Triliun atau sekitar 30 Miliar US Dolar pada tahun 2020. Dengan Compound Annual Growth Rate atau CAGR 158% antara 2016 sampai 2020 mendatang.

Artinya, pasar ini sangat besar dan membuka peluang bagi LinkAja untuk bisa ikut berperan banyak bagi masyarakat Indonesia. (Icha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest articles

Demo 22 Mei, Pemerintah Batasi Akses WhatsApp dkk

Telko.id, Jakarta – Demi mencegah provokasi pasca aksi demo 22 Mei yang terjadi sejak Selasa kemarin (21/05), pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Komunikasi...

NASA Ungkap Bentuk Objek Misterius, Ultima Thule

Telko.id, Jakarta – Sejak kali pertama menemukan Ultima Thule yang misterius pada awal tahun ini, NASA berhasil menjaring penemuan lain tentang benda antariksa purba....

Akses Media Sosial Dibatasi, Apa Kata Operator Seluler?

Telko.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sudah mengumumkan pembatasan layanan...

Samsung Rilis Pembaruan OTA untuk Galaxy A70

Telko.id, Jakarta – Samsung merilis pembaruan software untuk smartphone menengah terbarunya, Samsung Galaxy A70 via OTA. Pembaruan dengan nomor A705GMDDU1ASE4 ini sebesar 376MB, dan membawa sejumlah peningkatan...