Saturday, December 15, 2018

Lintasarta Siap ‘Tampung’ Data Perusahaan Asing

Telko.id – Aplikanusa Lintasarta secara resmi mengumumkan fasilitas Data Center berstandar international yang bernama Lintasarta Technopark Data Center.

Dengan fasilitas barunya ini Lintasarta menyatakan siap mendukung Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2012 yang salah satunya mengharuskan pelaku industri perbankan dan finansial memiliki pusat data (data center) atau beralih ke layanan cloud di Indonesia.
Optimisme tersebut didukung oleh Lintasarta Technopark Data Center yang telah tersertifikasi Data Center Tier III untuk katagori Tier Certification for Constructed Facilities (TCCF) dari Uptime Institute. Sertifikasi ini melengkapi sertifikasi Data Center III katagori Tier Certification of Design Document (TCDD) yang telah diperoleh sebelumnya.

President Direktur Lintasarta, Arya Damar mengatakan bahwa “Fasilitas terbaik menjadi jaminan Lintasarta Technopark Data Center dalam memberikan keamanan dan kenyamana kepala pelaku bisnis dari berbagai sektor industri.”
“Terlebih, saat ini semakin banyak perusahaan yang ingin fokus terhadap core businessnya, sehingga untuk urusan data center diserahkan pada pihak lain,” sahut Arya menambahkan.

Sebagai pertimbangan lain adalah industri secara global saat ini sedang mengarah ke Cloud data center. Itu sebabnya, Lintasarta pun sudah siap dengan solusi end to end nya. Di mana, salah satunya adalah Lintasarta sudah siap memberikan layanan cloud service yang berbasis SDN atau Software Defined Networks dan Network function virtualization atau NFV.

Itu sebabnya, Lintasarta pun optimis bahwa hanya dalam waktu 2 tahun, fasilitas Data Center yang ada di kawasan BSD Tangerang akan penuh. Selanjutnya, Arya menambahkan bahw pada pertengahan 2017 sudah harus membangun Data Center baru. Bahkan, Lintasarta optimis mampu menguasai 15% dari pangsa pasar data center di Indonesia.

Selain itu, Lintasarta juga sudah merencanakan untuk pembangunan data center di luar Jawa. Hanya saja, untuk pembangunanya perlu hati-hati agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang akan disasar. “Kemungkinan untuk luar Jawa, kita hanya bangun data center tier I atau II saja”, ujar Arya menjelaskan.

Lintasarta mengklaim juga bahwa saat ini baru perusahannya yang sudah memiliki fasilitas data center Tier III Facilities.

Itu sebabnya, Lintasarta optimis bakal mampu menggaet pelaku industri. Terutama di sektor perbankan, asuransi, pemerintah, minyak dan gas, pertambangan, transportasi, dan kesehatan. Di mana semua bisnis tersebut menuntut layanan Data Center dengan tingkat availability yang tinggi. Hal ini untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan tanpa gangguan berarti.

Lintasarta Technopark Data Center sendiri memberikan jaminan kualitas layanan dengan beberapa keunggulan. Pertama, Hi-Tech, kecanggihan teknologi menjadi sebuah keunggulan dalam meningkatkan efisiensi.

Di mana, dengan luas 2.200 m2, mampu memberikan daya terus menerus dari teknologi Diesel Rotary Uninterrupted Power Supplies atau DRUPS dan sistem pendinginan yang berjalan terus menerus (continuous cooling) sehingga mampu mendukung komputasi berdensitas tinggi.

Keunggulan kedua adalah memiliki aspek keamanan yang tinggi dengan menerapkan sistem keamanan berlapis. Termasuk penjagaan ganda keamanan, kontrol akses biometrik, CCTV dan Man-Trap selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

Data center inipun dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran Very Early Smoke Detection (VESDA), smoked detector dan Novec 1230 Fire Suppression System yang membuat proses pencegahan dan pemadaman api berjalan cepat. (Icha)

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…