Wednesday, November 21, 2018

Ternyata Registrasi Prabayar Belum Menurunkan Angka Penipuan Di Telkomsel

Telko.id – Salah satu niat pemerintah memberlakukan registrasi Prabayar adalah untuk mengurangi jumlah kasus penipuan. Ternyata, di Telkomsel, angka tersebut masih belum banyak bergerak dari sebelum program itu diberlakukan. Hal ini disampaikan oleh Andri Wibawanto, Vice President Customer Care Management Telkomsel saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (6/11).

“Program registrasi prabayar sangat bagus. Tapi di Telkomsel, jumlah penipuan yang dilaporkan masih belum bergerak banyak. Dari Januari 2018 sampai saat ini, ada 13 ribu pelanggan yang melaporkan dengan berbagai jenis kasus penipuan. Sebelum registrasi prabayar pun, angka nya tidak jauh berbeda,” ujar Andri menjelaskan.

Jenis penipuan yang dilaporkan ada berbagai macam modus. Yang sering muncul seperti meminta informasi kode verifikasi atau One-Time Password (OTP) di aplikasi MyTelkomsel yang dikirimkan melalui SMS.

Kondisi itu membuat Telkomsel lebih serius lagi menangani kasus penipuan ini. Tapi, hal ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh operator ini. Seluruh pelanggan juga harus selalu waspada terhadap beragam bentuk penipuan itu sendiri.

“Yang perlu diingat, Telkomsel tidak pernah meminta data diri, password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan apapun. Data diri, password atau kode tersebut harus selalu dijaga kerahasiaannya seperti halnya PIN ATM atau bank,” ujar Tuty R Afriza, Vice President Digital Experience & Business Insight Telkomsel menjelaskan.

Andri mengingatkan juga, kalau pelanggan merasa tidak melakukan aktivitas yang disebutkan dalam SMS, pelanggan tidak perlu menanggapi SMS tersebut dan tidak menginformasikan kode verifikasi tersebut apabila diminta oleh pihak tidak dikenal. Dengan memberikan password atau kode verifikasi kepada orang lain sama saja dengan memberikan akses kepada orang lain untuk melakukan transaksi apapun melalui aplikasi MyTelkomsel.

Ada juga kasus, selain meminta password atau kode verifikasi aplikasi MyTelkomsel, selanjutnya modus penipuan akan meminta pelanggan untuk memberikan kode verifikasi atas pembelian layanan Telkomsel yang terkirim melalui SMS. Jangan sampai diberikan kode verifikasi itu!

Jika ada yang seperti itu, cepat lagikan logout dari MayTelkomsel dengan menghubungi *323*20#. Pelanggan akan mendapatkan notifikasi melalui SMS dan secara otomatis ter-logout atau keluar dari semua akses aplikasi MyTelkomsel. Terutama bagi pelanggan yang merasa telah login aplikasi MyTelkomsel di beberapa device atau perangkat.

Andri juga menambahkan dalam menyampaikan segala informasi untuk pelanggan, baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi, seperti melalui surat, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat atau di Call Center Telkomsel, serta situs resmi perusahaan di www.telkomsel.com.

Jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188, mengiirmkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 secara gratis dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN, menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, dan Facebook Messenger Telkomsel, email [email protected], atau melalui facebook.com/telkomsel dan Twitter @telkomsel. Informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di https://www.telkomsel.com/support/waspada-penipuan.  (Icha)

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…