Wednesday, October 17, 2018

Qualcomm Perkenalkan Tiga Teknologi IoT dan 5G Yang Terbaru

Telko.id – Sebagai perushaan teknologi berskala internasional, Qualcomm  cukup agresif menelurkan karya-karya terbaru nya. Kali ini ada tiga teknologi baru hasil besutan paling anyar nya yang bakal dipamerkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona akhir bulan ini.

Yang pertama adalah Qualcomm Wireless Edge Service sebagai rangkaian layanan perangkat lunak (software) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen baru dari perusahaan besar dan Industri IoT, untuk dapat melakukan provisioning, menghubungkan dan mengatur siklus hidup (life cycle) dari miliaran perangkat nirkabel cerdas melalui platform komputasi awan secara aman.

Perangkat lunak Qualcomm Wireless Edge Services direncanakan hadir melalui application programming interface (API) baru yang akan tersedia pada chipset Qualcomm tertentu, diawali dengan seri MDM9206, MDM9628 dan QCA4020 dan dalam waktu dekat akan terintegrasi di beberapa platform Qualcomm Snapdragon™.

Seiring dengan meningkatnya relevansi, kemampuan, dan kecerdasan dari Wireless Edge, Qualcomm Technologies terus mengembangkan portfolio Snapdragon agar mampu melayani dan mempercepat realisasi transformasi yang didorong oleh data yang penting bagi visi 5G kami secara lebih baik. Layanan Wireless Edge dari Qualcomm telah ditunggu-tunggu untuk dapat memfasilitasi integrasi, pemrosesan, analisis, pembelajaran dan pertukaran informasi yang terpercaya dengan menggunakan perangkat Wireless Edge sehingga dapat membuka skenario, layanan, ekosistem, dan model bisnis baru yang memberikan nilai tambah di banyak industri.

Layanan Qualcomm Wireless Edge diharapkan dapat memberikan layanan perangkat yang terpercaya sekaligus memberikan proteksi yang kuat atas serangan-serangan yang ditujukan baik pada perangkat maupun pada jaringan melalui kombinasi proteksi berbasis perangkat keras (hardware).

“Kami sangat senang atas respon awal dari pelaku bisnis, khususnya penyedia layanan komputasi awan, dan sangat tidak sabar untuk bekerja sama dengan mereka dan juga konsumen tradisional kami untuk mempercepat transformasi peluang yang dimungkinkan oleh kemampuan konektivitas nirkabel yang pintar dan aman,” ujar Serge Willenegger, Senior Vice President dan General Manager untuk 4G/5G dan Industri IOT di Qualcomm Wireless GmbH.

Dukungan layanan Qualcomm Wireless Edge di chipset yang telah disebutkan di atas diharapkan akan tersedia di paruh kedua tahun 2018. Adapun pihak-pihak yang telah menyambut layanan ini secara positif adalah Alibaba Cloud Link dan Baidu Cloud.

Kedua, pada Kamis (15/02), Qualcomm Technologies mendemonstrasikan teknologi 5G tercanggih untuk fase berikutnya dari standar 5G New Radio (NR) global yang tengah dikembangkan oleh 3GPP. Setelah menyelesaikan standar 5G NR pertama untuk mempercepat dan meningkatkan penerapan mobile broadband mulai tahun 2019, 3GPP telah menyetujui berbagai penelitian teknologi yang diharapkan dapat menentukan fase lanjutan dari 5G NR di Release 16 dan seterusnya.

Demonstrasi ini dilakukan secara live dan terjadi di sebuah acara di San Diego pada tanggal 7 Februari, menunjukkan kepemimpinan Qualcomm dalam mengembangkan fondasi dasar dari teknologi 5G NR yang membantu mendorong pergerakan evolusi dan perluasan ekosistem. Demonstrasi tersebut diharapkan dapat dipamerkan pada ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona akhir bulan ini.

“Seperti hasil kerja awal dari R&D kami dalam [mendefinisikan] 5G yang menghasilkan percepatan penyelesaian standar 5G NR pertama untuk meningkatkan mobile broadband, demonstrasi ini memperteguh komitmen berkelanjutan kami untuk menemukan teknologi yang membantu mendorong ekosistem mobile bergerak maju,” kata Durga Malladi, Senior Vice President Engineering di Qualcomm Technologies, Inc.

“Kami sangat antusias untuk menunjukkan kemajuan ini di Mobile World Congress dan menunjukkan bagaimana teknologi kami dirancang untuk memperluas jangkauan 5G NR ke industri , penerapan, model bisnis, dan para peserta ekosistem yang baru,” ujar Durga menambahkan.

Ketiga, Qualcomm Incorporated mengumumkan bahwa anak perusahaannya, Qualcomm Technologies, Inc., telah memulai pengiriman contoh (sampling) modem LTE Qualcomm Snapdragon X24, modem dengan LTE Category 20 pertama di dunia yang mendukung kecepatan unduh hingga 2 gigabit per second (Gbps) dan merupakan chip pertama yang dibuat dengan proses 7 nanometer FinFET.

Produk ini diklaim oleh Qualcomm sebagai modem LTE multimode generasi ke delapan milik Qualcomm dan solusi Gigabit LTE generasi ketiga, yang menampilkan fitur seluler paling canggih dari modem 4G LTE yang tersedia secara komersial sampai saat ini, dan memperkuat pondasi LTE untuk perangkat dan jaringan multimode 5G NR berikutnya. Modem LTE Snapdragon X24 akan ditampilkan dalam demonstrasi langsung di Mobile World Congress Barcelona bersamaan dengan Ericsson, Telstra dan NETGEAR.

“Sebagai modem LTE Gigabit yang pertama kali diumumkan di dunia yang dapat mencapai kecepatan hingga 2 Gbps, modem LTE Snapdragon X24 telah menorehkan tonggak sejarah penting di industri mobile dan dirancang untuk menyediakan mobile broadband yang disempurnakan dan menghadirkan lapisan coverage gigabit yang penting untuk jaringan 5G secara komersial dan perangkat mobile lainnya yang diharapkan untuk diluncurkan pada 2019,” kata Serge Willenegger, Senior Vice President dan General Manager untuk 4G/5G dan Industrial IoT di Qualcomm Wireless 3 GmbH.

Serge menambahkan bahwa untuk memperluas kemampuan penggunaan 4×4 dan LAA3, Snapdragon X24 mengemas beragam teknologi 4G LTE yang paling canggih yang tersedia secara komersial, membantu operator seluler untuk sepenuhnya memobilisasi aset spektrum dan memaksimalkan kapasitas jaringan Gigabit LTE, dan membantu para pembuat perangkat mobile untuk menciptakan perangkat yang memberikan gambaran sekilas mengenai masa depan 5G bagi para pengguna.

Modem multimode ini memiliki kemampuan untuk mendukung berbagai teknologi generasi selular (mulai dari generasi pertama hingga generasi terkini), termasuk beragam sistem selular utama (GSM, TD-SCDMA, LTE-FDD, dll) yang diimplementasikan di seluruh dunia.

Perlu dicatat bahwa teknologi selular yang diaplikasikan oleh satu negara dapat berbeda antara satu dan yang lain. (Icha)

 

 

Hey there!

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…