Australia Akan Alokasi Ulang Spektrum 3.6 GHz Untuk 5G

Telko.id – Teknologi 5G memang masih ‘misteri’ tetapi banyak pihak yang sangat yakin, 5G ini akan memberikan potensi ekonomi yang sangat menggiurkan ketika sudah diimplementasikan. Itu sebabnya, semua Negara sudah bersiap menghadapi kehadiran 5G ini. Australia bahkan sudah mengumumkan untuk melakukan realokasi spectrum di pita 3.6 GHz untuk layanan 5G di masa depan.

Hal ini baru saja diumumkan oleh regulator telekomunikasi Australian Communications and Media Authority atau ACMA. Di mana, saat ini Australia sudah memulai memulai proses untuk mengalokasikan kembali spektrum di pita 3,6 GHz untuk layanan 5G di masa depan, dan beralih ke pengaturan yang lebih efisien di pita 900 MHz untuk teknologi broadband bergerak LTE yang semakin maju.

“Band 3,6 GHz saat ini secara internasional menjadi band perintis untuk mobile broadband 5G. Kami ingin memastikan Australia memiliki posisi yang baik untuk mewujudkan manfaat yang ditawarkan 5G, “kata Nerida O’Loughlin, Ketua ACMA, seperti dikutip dari AFP.

“Kami telah melakukan konsultasi ekstensif mengenai masa depan pita 3,6 GHz dan mempertimbangkan keadaan pengguna saat ini dan pemegang lisensi aspirant dalam menentukan pengaturan yang diusulkan untuk alokasi ulang ini,” kata pejabat tersebut.

ACMA juga mengumumkan rencana untuk merekayasa ulang pita GSM 900 MHz dan mengoptimalkan penggunaannya untuk layanan mobile broadband generasi mendatang seperti 4G.

“Kami mengusulkan untuk melakukan hal ini selama beberapa tahun untuk menghindari gangguan layanan yang ada. Kami juga berencana untuk menyediakan spektrum tambahan yang sudah direncanakan untuk realokasi ke mobile broadband di pita 850MHz, “tambah O’Loughlin.

Sebelumnya, Australia juga sudah memaparkan strategi nasional untuk pengembagan 5. Diawali degan pembentukan kelompok kerja 5G yang akan mencakup pejabat dan pelaku industri. Pemerintah Australia pun telah mengembangkan sebuah makalah yang menguraikan kebijakan 5G untuk negara tersebut, termasuk pembentukan kelompok kerja untuk mendorong penerapan teknologi mobile 5G di Australia.

Pemerintah mengatakan kelompok kerja ini akan mendukung peluncuran teknologi 5G tepat waktu di negara ini dengan tujuan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Peluncuran komersial jaringan seluler generasi mendatang diperkirakan akan dimulai pada tahun 2020. Pemerintah menyoroti bahwa mereka akan mendukung penerapan 5G dengan membuat spektrum yang tersedia pada waktu yang tepat, secara aktif terlibat dalam proses standardisasi internasional dan merampingkan pengaturan perencanaan untuk memungkinkan operator seluler menerapkan infrastruktur lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah.

“5G akan menjadi enabler kunci untuk berbagai prioritas pemerintah, termasuk strategi ekonomi digital, pengembangan kebijakan untuk kendaraan otonom, dan rencana kota cerdas,” seperti dilansir dari RCR Wireless.

Departemen Perhubungan Australia pun berencana membentuk kelompok kerja yang akan mempertemukan perwakilan dari seluruh pemerintah dan industri. Pemerintah mengatakan bahwa kelompok kerja ini akan menyediakan sebuah platform untuk dialog strategis yang sedang berlangsung mengenai 5G, dan akan berupaya memastikan bahwa kerangka peraturan sektoral diperbarui untuk memanfaatkan teknologi ini.

“Pemerintah menganggap bahwa 5G lebih dari sekadar perubahan untuk komunikasi bergerak. Sebagai gantinya, ia menyediakan arsitektur dasar yang akan memungkinkan gelombang produktivitas dan inovasi berikutnya di berbagai sektor ekonomi Australia. Peluncuran 5G yang efisien dan serapan dari layanan yang didukungnya berpotensi menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang luas dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Australia, “kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

“Percobaan 5G telah dimulai di Australia, dengan masing-masing operator utama bekerja sama dengan pemasok peralatan bergerak dalam menguji aplikasi dan batasan teknologi. Uji coba ini akan berlanjut dan akan menginformasikan sektor komunikasi tentang bagaimana 5G dapat digunakan secara efektif untuk lingkungan Australia. ”

Pemerintah juga mengatakan regulator telekomunikasi Australia ACMA akan terus berupaya membuat spektrum tersedia untuk 5G. Regulator telah menyelidiki penggunaan pita 1,5 GHz dan 3,6 GHz serta band frekuensi tinggi mmWave untuk layanan mobile broadband. Regulator telah memutuskan untuk memprioritaskan re-farming dari band 3,6 GHz melalui pita 1,5 GHz. Operator seluler di Australia adalah Vodafone, Telstra dan Optus. (Icha)

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Hey there!

or

Sign in

Forgot password?
Close
of

Processing files…